Peristiwa - Daerah
Wali Kota Malang Nonaktif HM Anton Divonis 2 Tahun Penjara
10-08-2018 - 12:43 | Views: 1.39k
M Anton saat keluar ruang sidang Pengadilan Tipikor disambut puluhan koleganya. (FOTO: Rudi Mulya/TIMES indonesia)
M Anton saat keluar ruang sidang Pengadilan Tipikor disambut puluhan koleganya. (FOTO: Rudi Mulya/TIMES indonesia)

TIMESJATIM, SIDOARJOWali Kota Malang nonaktif HM Anton divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jawa Timur, Sidoarjo, Jumat (10/8/2018). 

Pria  yang akrab disapa Abah Anton itu juga dijatuhi denda sebesar Rp 200 juta subsider empat bulan kurungan. Ketua Majelis Hakim Unggul Warso juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa pencabutan hak dipilih terhadap terdakwa M Anton selama dua tahun. 

Abah-Anton.jpg

"Selain hukuman penjara, terdakwa hak dipilihnya dicabut selama dua tahun, terhitung setelah yang bersangkutan menjalani masa hukuman," kata hakim Unggul membaca amar putusannya, Jumat (10/8/2018).

Vonis mantan orang nomor satu di kota Malang ini terbilang lebih ringan dibanding tuntutan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menuntut M Anton hukuman penjara selama 3 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan. 

Anton-Sidang.jpg

Dan Jaksa KPK juga meminta majelis hakim mencabut hak dipilih terdakwa Anton selama empat tahun terhitung setelah dia menjalani masa hukumannya. 

Sebagai informasi, Wali Kota Malang non aktif Mochammad Anton ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus suap pembahasan APBD perubahan Pemkot Malang tahun anggaran 2015.

Dalam kasus tersebut Jaksa KPK menganggap M Anton bersalah melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Wali Kota Malang non aktif HM Anton diduga memberi hadiah atau janji kepada belasan anggota DPRD untuk pembahasan dan pengesahan APBD-P Pemkot Malang ditahun 2015 itu. (*)

Pewarta
: Rudi Mulya
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Rochmat Shobirin