Peristiwa - Daerah
Umah Wayang Gelar Lomba Makan Kerupuk dengan Egrang
10-08-2018 - 19:44 | Views: 849
Anak-anak saat mengikuti lomba makan kerupuk dengan menggunakan egrang. (FOTO: Sinnangga Angga/TIMES Indonesia)
Anak-anak saat mengikuti lomba makan kerupuk dengan menggunakan egrang. (FOTO: Sinnangga Angga/TIMES Indonesia)

TIMESJATIM, PURBALINGGA – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 RI, Umah Wayang di Desa Selakambang, Kecamatan Kaligodang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah mengadakan berbagai kegiatan bertema "Dolanan Anak Tempo Dulu" untuk warga setempat. Salah satunya lomba makan kerupuk dengan menggunakan egrang.

Sulung Watangkrama (27) sebagai koordinator lomba mengatakan permainan anak-anak tempo dulu di lingkungan Umah Wayang sudah berlangsug sejak libur panjang anak-anak sekolah beberapa bulan lalu. Diantaraya lomba berjalan menggunakan egrang, benthik, lompat tali, balap bakiak, gobag sodor dan petak umpet.

“Permainan ini sudah berlangsung lama sejak liburan kemarin, setiap hari anak-anak bermain di sini. Jadi lomba ini merupakan tidak lanjut saja,” katanya kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), Jumat (10/8/2018) sore

Sulung juga menjelaskan kegiatan anak-anak di Umah Wayang bertujuan agar anak-anak bergerak aktif memanfaatkan potensi fisik yang masih muda dan segar untuk bergerak, dinamis dan segar.

“Fisik anak-anak harus sering digerakkan, jangan mengendap di ruang dengan permainan digital yang di kamar. Dengan permainan seperti ini anak-anak bisa menggerakan badan, berkeringat dan segar,” ujarnya.

Sulung menambahkan kegiatan anak-anak di lingkungan Umah Wayang juga melibatkan anak-anak remaja dan pemuda setempat, mereka datang ke lokasi untuk membantu anak-anak yang belum bisa memainkan alat-alat permainannya serta membantu pendanaan untuk konsumsi dan perawatan alat-alat melalui iuran sertiap jelang kegiatan. 

“Remaja dan pemuda di sini sangat mendukung. Bahkan mereka rela mengorbankan waktunya untuk mengajari bermain sekaligus mendanai untuk membeli hadiahnya juga perawatan alat-alatnya,” katanya.

Pemilik Umah Wayang Kusno, yang juga sebagai Kepala Sekolah di SDN Tetel, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga juga menjelaskan Umah Wayang juga meyelenggarakan edukasi kesenian dengan cara melatih musik gending buat anak-anak dan mengajarkan pengetahuan tentang dunia pewayangan.

“Anak-anak juga bisa belajar gending, belajar ndalang atau sekedar melihat-lihat wayang di ruang dalam,” jelasnya.

Kusno juga mengungkapkan untuk memperingati HUT ke-73 RI, di Umah Wayang disamping mengadakan lomba untuk permainan anak-anak, Umah Wayag juga akan menggelar pementasan wayang kulit semalam suntuk pada tanggal 19 Agustus mendatang. 

Pagelaran wayang kulit kali di Umah Watang ini akan menampilkan dalang muda bernama Lintang (18), anak kedua Kusno dari tiga bersaudara yang baru selesai belajar di Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI) Banyumas. (*)

Pewarta
: Sinnangga Angga
Editor
: Faizal R Arief
Publisher
: Sholihin Nur