Pendidikan
Hore! Tunjangan Kinerja Guru Kemenag RI Rp 2,9 Triliun Segera Cair
14-09-2018 - 23:05 | Views: 1.22k
ILUSTRASI: Guru madrasah. (FOTO: Netralnews.com)
ILUSTRASI: Guru madrasah. (FOTO: Netralnews.com)

TIMESJATIM, JAKARTA – Kabar gembira bagi guru madrasah di lingkungan Kemenag RI. Pada 2019 nanti, Kemenag melalui melalui Ditjen Pendidikan Islam akan membayar tunjangan kinerja pada 120 ribu guru madrasah di seluruh Indonesia.

Kabar gembira itu disampaikan Direktur Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Ditjen Pendidikan Islam, Suyitno di Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta, Jumat (14/9/2018). "Kami optimis tahun 2019, pembayaran Tukin untuk lebih dari 120 ribu guru madrasah sudah bisa dilaksanakan. Kemenag akan terus perjuangkan Tukin guru madrasah apalagi sudah disepakati oleh Komisi VIII DPR RI. Saat ini sudah di Kemenkeu dan Bappenas," katanya.

Sebenarnya, tunjangan kinerja seharusnya diberikan kepada seluruh guru PNS di Kemenag yang belum mendapatkan tunjangan profesi guru atau sertifikasi. Besarannya setiap guru berbeda-beda. Tergantung pangkat fungsional dan tingkatannya. Seperti muda, madya dan utama. Namun sejak tahun 2015 dana tunjangan tersebut belum dapat dicairkan.

Tunjangan kinerja itu sendiri, lanjut Suyitno, berpayung hukum pada Perpres 154/2015 dan Peraturan Menteri Agama No29 tahun 2016. Menurut peraturan tersebut, tunjangan kinerja bagi dosen dan guru PNS yang belum bersertifikat pendidikan dibayarkan sebesar 100 persen dari kelas jabatannya.

"Para guru tidak usah galau dan khawatir sehingga tahapannya dapat kita lalui dengan sabar," ujarnya. 

Anggaran tunjangan kinerja Rp 2,9 triliun tersebut pada Mei 2018 lalu sudah dikirim oleh Menteri Agama kepada Kementerian Keuangan sebagai usulan APBN 2019. "Usulan ini kemudian menjadi bagian dari usulan tambahan anggaran secara umum Rp5,4 triliun untuk Kemenag RI tahun 2019,'' ujarnya. (*)

Editor
: Deasy Mayasari
Publisher
: Rizal Dani