TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Nur Ahmad Saifuddin Jadi Pelaksana Tugas Bupati Sidoarjo

14/01/2020 - 21:46 | Views: 2.08k
Gubernur Khofifah bersama Plt Bupati Mojokerto Nur Ahmad Saifuddin, Selasa (14/1/2020). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESJATIM, SURABAYA – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan surat perintah tugas kepada Nur Ahmad Saifuddin sebagai pelaksana tugas (plt) Bupati Sidoarjo di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (14/1/2020).

Penunjukan tersebut berdasarkan surat Mendagri RI usai tertangkapnya Saiful Ilah dalam kasus korupsi. Sebelumnya, Nur Ahmad merupakan Wakil Bupati Sidoarjo.

Bupati-Sidoarjo-2.jpg

"Mendagri menugaskan kepada Wakil Bupati Sidoarjo untuk menjadi plt Bupati Sidoarjo," kata Khofifah.

Pemkab Sidoarjo diharapkan tetap bisa memberikan layanan terbaik pada masyarakat. Baik di pemerintahan kabupaten, legislatif maupun masyarakat.

Gubernur berharap seluruh Forkopimda bisa menjalankan tugas dengan kondusif. "Semoga tetap terkawal," ujarnya.

Pasca pelantikan ini, kerja Nur Ahmad Saifuddin cukup berat. Terutama mengembalikan kepercayaan publik terhadap Pemkab Sidoarjo.

Banyak pekerjaan rumah harus diselesaikan. Terlebih memasuki anggaran baru APBD 2020. Tugas menjalankan program APBD akan menjadi prioritas.

Bupati-Sidoarjo-3.jpg

"Saya harap bisa menjalankan dengan baik dan amanah dan berjalan seperti yang diharapkan," pinta gubernur.

Khofifah juga mengimbau Forkopimda agar solid dan kondusif untuk mengembalikan kepercayaan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Nur Ahmad mengaku siap menjalankan mandat. Ia segera merapatkan barisan dan menggelar rapat koordinasi dengan seluruh dinas.

"Supaya masing-masing bisa langsung tancap gas untuk melaksanakan berbagai mandat terutama yang ada dalam struktur APBD 2020," kata Nur Ahmad.

Ia berkomitmen akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya dan melakukan langkah-langkah cepat. 

"Banyak hal seperti pertama bagaimana supaya tidak ada suasana kurang bagus. Ini akan kami lakukan karena kesulitan kita ini juga menjadi faktor penting yang agar pembangunan berjalan lebih baik," ungkapnya.

Beberapa OPD terkait OTT KPK RI waktu lalu turut menjadi sorotan. Nur Ahmad segera melakukan langkah taktis untuk mengisi kekosongan jabatan agar pekerjaan bisa dilakukan lebih baik. "Ya harus terisi semua," tandasnya.

Namun pihaknya juga tidak mengabaikan dalam memberi dorongan moril kepada OPD yang terkait OTT. 

Jika ada permasalahan mengenai ini, ia memberikan tenggat waktu selama 50 hari kerja. "Maka saya pastikan harus selesai," tegasnya.

Program-program yang sudah menjadi jadwal Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) ia harapkan berjalan dengan baik dan lelang-lelang bisa diselesaikan lebih awal.

Pelakanan Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Saifuddin ingin memastikan masyarakat mendapat layanan yang baik dan seluruh program dalam APBD 2020 juga berjalan dengan baik dari sisi kualitas maupun jadwal yang telah ditetapkan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Lely Yuana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Surabaya
Sumber : TIMES Indonesia
Copyright © 2020 TIMES Jatim
Top

search Search