TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Kader ISNU Harus Jadi Motor Penggerak Revolusi Industri 4.0

12/01/2019 - 16:27 | Views: 1.68k
Pengurus PC ISNU Kabupaten Madiun foto bersama usai Seminar Listerasi Islam Nusantara, Sabru (12/01/2019). (FOTO: Ervan Marwantaka/TIMES Indonesia)

TIMESJATIM, MADIUN – Memasuki era melenial, kader Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) harus siap menghadapi Revolusi Industri 4.0. Pada era ini, kader muda NU harus menjadi penggerak organisasi mengantisipasi hilangnya profesi lama dan tumbuhnya jenis profesi baru. 

Demikian yang diungkapkan Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Madiun terpilih, Mahfud kepada Times Indonesia, Sabtu (12/01/2019).

Pernyataan ini disampaikan usai Seminar Literasi Islam Nusantara di Pondok Pesantren Al-Hikam Mlaten Desa/ Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.

Menurutnya,  ISNU penting menjadi motor penggerak. "Jadi saatnya NU melalui kader termuda mengejar ketertinggalannnya itu. Semua  sarjana dengan latar belakang berbeda ini harus saiyeg saeka praya (bersatu dalam satu tekad)," kata Mahfud.

Sekretaris PC ISNU Kabupaten Madiun terpilih Tarnu Ashidiq menambahkan, kader NU harus mampu mengamati dan tahu serta bisa memprediksi masa depan. Revolusi industri 4.0 pasti akan menghilangkan fungsi manusia dalam profesinya. Bahkan, akan banyak profesi atau pekerjaan yang hilang karena digantikan mesin atau alat cerdas. 

Turut mengisi acara Seminar Listerasi Islam Nusantara yakni LBM NU Azizi Hasbulloh, Ketua LBM PW NU Jatim Ahmad Azzar Shofwan dan Dosen IAIN Ponorogo Rodli Makmun sebagai moderator. Undangan yang hadir dari Kemenag Kabupaten Madiun, Kepala MAN, Pengawas Kemenag, PC NU, PC ISNU, PW ISNU Jatim dan masyarakat. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Ervan Marwantaka (MG-55)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Madiun
Copyright © 2019 TIMES Jatim
Top

search Search