TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Semarakkan HUT ke-74 RI, Petani di Banyuwangi Lomba Balap Traktor

13/08/2019 - 23:32 | Views: 2.13k
17 Agustusan, petani Banyuwangi gelar lomba balap traktor di Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo. (Foto: Agung Sedana/ TIMES Indonesia)

TIMESJATIM, BANYUWANGI – Guna menyemarakkan HUT ke-74 RI, sejumlah daerah di Banyuwangi menggelar kegiatan untuk memeriahkan peringatan tersebut. Salah satunya kelompok petani di Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi menggelar lomba balap traktor di area persawahan, Selasa (13/8/2019).

Area persawahan penuh lumpur tersebut, disulap menjadi sebuah sirkuit balap. Para petani beradu cepat di lintasan persawahan dengan mengemudikan mesin pembajak sawah atau traktor tangan.

Peserta memutar gas tangan dan memacu traktornya hingga melewati bendera yang berada di ujung sirkuit. Setelah itu mereka akan kembali ke garis finish. Diujung garis, ada juri untuk memastikan peserta yang finish terlebih dahulu. Peserta paling cepat dinyatakan sebagai pemenangnya.

Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Banyuwangi, Ilham Juanda mengatakan, ajang ini merupakan lomba-lomba dalam rangka peringatan peringatan ke-74 HUT RI. Selain itu, ini merupakan salah satu cara untuk memberikan edukasi dan pengenalan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada petani.

"Kebetulan Dinas Pertanian memberikan bantuan peralatan mesin pertanian. Selain memeriahkan kemerdekaan, ajang ini sebagai edukasi dan praktek lapangan," katanya.

Sosialisasi ini, kata Ilham, dilakukan agar petani tak bosan. Sebab beberapa kali kegiatan penyuluhan, hanya sedikit petani yang datang. Dengan adanya kegiatan balap semacam ini, diharapkan sosialisai dan penyuluhan dapat menghadirkan nuansa yang berbeda. "Agar lebih fun, kita kemas seperti ini," katanya.

Ketua panitia Grandprix Handtractor, Ayis Budi Irawan mengatakan, bahwa ajang ini diikuti oleh 68 peserta. Dengan menggunakan mesin standar tanpa ada modifikasi. Benar-benar beradu skill mengemudikan traktor dan uji ketangkasan drivernya.

"Ini gratis dan tidak dipungut biaya. Alhamdulilah, pesertanya banyak sekali," katanya.

Salah satu peserta, Sumadi mengaku senang dengan ajang ini. Kegiatan semacam ini merupakan kali pertama ia lakukan. Dengan senang hati, meskipun kalah ia tetap merasa bangga, karena telah ikut berperan aktif mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif.

"Penonton sorak-sorak, kita ngegas traktor sampil lari dibelakangnya ngikutin laju traktor. Jatuh berlumpur sudah biasa bagi petani. Cuman kesenangan ini yang langka," katanya.

Lomba balap traktor di Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi tersebut telah selesai dilakukan dalam satu hari saja. Sejak pagi hingga sore. Pemenang pertama, kedua dan ketiga akan mendapatkan hadiah berupa mesin penyemprot otomatis dan manual. Total hadiah yang disediakan panitia sebesar Rp. 2.500.000. Dengan harapan, masyarakat tetap menjunjung tinggi semangat patriotisme dalam merayakan HUT ke-74 RI ini. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Agung Sedana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Banyuwangi
Copyright © 2019 TIMES Jatim
Top

search Search