TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Bupati Jember Terjunkan Tim untuk Awasi Pemanfaatan Anggaran Pilkades Serentak

14/08/2019 - 09:17 | Views: 2.77k
Bupati Jember dr Faida. (FOTO: Istimewa)

TIMESJATIM, JEMBERBupati Jember dr Faida kembali menjelaskan tentang biaya Pilkades Serentak yang didanai APBD Kabupaten Jember tahun 2019.

Faida menjelaskan, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pada pasal 34 ayat (6) tentang biaya pemilihan kepala desa yang dibebankan kepada APBD kabupaten atau kota adalah untuk pengadaan surat suara, kotak suara, dan kelengkapan perlengkapan lainnya.

Sementara, dalam Permendagri Nomor 65 Tahun 2017 perubahan atas Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa pada pasal 48 ayat (1) menyebut biaya pemilihan kepala desa dan tugas panitia pemilihan kabupaten/kota, yang pelaksanaannya ditugaskan kepala desa, dibebankan pada APBD.

Selain itu, Faida juga menyebut jika pelaksanaan Pilkades memerlukan hal-hal di luar yang didanai APBD, maka panitia pilkades tingkat desa dan masyarakat desa yang melaksanakan Pilkades dapat membiayai dari sumber dana lain yang sah sesuai ketentuan.

Dia memberikan contoh tentang honor lembur yang telah ada acuannya di APBD.

"Jika lebih dari acuan yang ada, maka boleh dianggarkan di luar dari APBD dari sumber lain yang sah," katanya dalam keterangan pers, Rabu (14/8/2019).

Untuk penggunaan anggaran dari APBD oleh panitia Pilkades tingkat desa, dia mengungkapkan akan menugaskan tim pendamping dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Inspektorat.

“Supaya bunyi SPJ-nya jelas, dan secara global ini yang menjadi tugas dari BPKA dan Inspektorat untuk mendampingi secara administratif petugas Pilkades di lapangan. Panitia berhak mendapatkan pendampingan supaya tidak muncul masalah di belakang hari,” terang Faida

Pendampingan itu juga agar penggunaan dana Pilkades tidak tumpang tindih (overlap) maupun terjadi penghitungan ganda (double accounting), meski pelaksanaannya jelas.

“Untuk kebaikan semuanya, maka lebih baik ada evaluasi dari RAB (Rancangan Anggaran Biaya) sesuai dengan ketentuan,” tambahnya.

“Pengarahan ini adalah pengarahan untuk mencairkan dan menggunakan anggaran dari APBD Kabupaten Jember yang secara keseluruhan mencapai Rp 11,5 miliar lebih dan anggaran yang ada pada P-APBD hanyalah anggaran pengamanan. Selebihnya anggaran itu sudah ada di APBD awal,” terang Faida soal anggaran Pilkades Serentak. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Dody Bayu Prasetyo
Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jember
Copyright © 2019 TIMES Jatim
Top

search Search