TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Tingkatkan Kompetensi ASN, Pemkab Jember Gelar Diklat Kepemimpinan

11/09/2019 - 21:14 | Views: 574
Peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat III mengikuti pelatihan, Rabu (11/9/2019). (foto: Dody Bayu Prasetyo/TIMES Indonesia)

TIMESJATIM, JEMBERPemkab Jember menggelar Diklat Kepemimpinan Tingkat III di Aula Pusdiklat Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM di Jl. Nusantara no 16 Kompleks GOR Kaliwates, Rabu (11/9/2019).

Wakil Bupati KH Abdul Muqit Arief mengatakan, kompetensi sumber daya manusia merupakan masalah yang fundamental.

“Apapun program yang kita rencanakan, betapa hebatnya peralatan yang kita miliki, tetapi apabila tidak didukung dengan SDM yang memadai, maka produk yang dihasilkan tidak akan maksimal,” kata Muqit dalam sambutannya.

Dia menerangkan, dalam diklat ini diberikan materi dan pengetahuan yang berkaitan dengan kepemimpinan agar peserta betul-betul menjadi seorang pemimpin yang menjalankan tugasnya dengan efektif dan efisien.

Menurutnya, kepemimpinan yang baik dari sumber daya manusia yang ada di lingkungan Pemkab Jember juga diperlukan untuk menjabarkan visi misi pemerintah dalam bentuk program.

"Diklat untuk meningkatkan kompetensi ini akan terus dilaksanakan sesuai kebutuhan. Agar ASN di Jember bisa menjadi ASN yang betul-betul mumpuni,” harapnya.

Dalam kesempatan itu Muqit juga mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo, bahwa di era kompetisi dan tantangan global saat ini tidak bisa lagi mengandalkan sumber daya alam yang melimpah dan jumlah penduduk yang besar.

“Sekarang yang harus betul-betul menjadi perhatian kita adalah sumber daya manusianya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Pengajaran Kompetensi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jatim Sri Rahayuningsih, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Jember.

Menurut Sri, Pemkab Jember telah memberikan kepercayaan kepada BPSDM Jatim sebagai mitra dalam membangun kompetensi kepemimpinan pada pejabat eselon tiga di Kabupaten Jember.

Ia mengatakan, diklat ini sebgai upaya peningkatan kualitas ASN yang lebih sistematis, inovatif, dan berkelanjutan.

“Munculnya inovasi tentu dipengaruhi oleh kepemimpinan, baik kelompok maupun individu, maka kepemimpinan adalah salah satu faktor yang dapat menumbuhkan perilaku inovatif," kata Sri.

Oleh karenanya pemerintah provinsi terus mendorong semangat dan karya inovatif, diantaranya melalui “proyek perubahan.”

Sri menyatakan, dalam diklat ini para peserta difasilitasi untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang melakukan inovasi.

Kepala BKPSDM Kabupaten Jember, Yuliana Harimurti mengatakan kompetensi yang dibangun pada pendidikan dan pelatihan pimpinan tingkat ketiga ini adalah kompetensi pimpinan visioner.

“Yakni kemampuan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya, dan memimpin peningkatan kinerja  instansinya melalui peningkatan visi atau arah kebijakan yang benar,” ungkap Yuliana.

Pelatihan ini diikuti 30 orang dari pejabat eselon III dan IV di Pemkab Jember yang lulus seleksi diklat kepemimpinan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Dody Bayu Prasetyo
Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jember
Copyright © 2019 TIMES Jatim
Top

search Search