TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Gaya Hidup

Tips Pola Asuh Anak Tumbuh Bahagia Bersama Nestlé LACTOGROW

09/11/2018 - 07:35 | Views: 19.60k
(ki-ka) Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K), Brand Manager Nestle Lactogrow Gusti Kattani Maulani, Psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, ACC, Rabu (7/11/2018). (FOTO: Istimewa)

TIMESJATIM, SURABAYANestlé LACTOGROW kembali hadir dengan kampanye ‘Grow Happy’ yang bertujuan untuk merayakan kebahagiaan dan membantu orang tua menciptakan lingkungan yang dapat membuat anak tumbuh bahagia.

Di awal tahun ini, Nestlé LACTOGROW, kembali melakukan sebuah studi mengenai kebahagiaan anak. Studi ini untuk mencari informasi mengenai faktor apa saja yang dapat membuat anak tumbuh bahagia serta hal apa saja yang harus dilakukan orang tua untuk mendukung anak tumbuh bahagia.

Kebahagiaan anak bukanlah kegembiraan sesaat saja, namun lebih kepada rasa nyaman, aman dan diterima dengan baik di lingkungan sosialnya. Hasil studi Nestlé LACTOGROW di tahun 2018, mengungkapkan bahwa saat menilai karakteristik kebahagiaan anak, kebanyakan orang tua hanya memperhatikan ciri-ciri fisik.

Misalnya saja saat anak menunjukkan ekspresi ceria dan aktif bergerak. Dari penelitian ini juga terdapat fakta menarik di mana persepsi orang tua tentang anak yang bahagia adalah saat si kecil bermain bersama orang tua.

Psikolog Elizabeth Santosa, MPsi, Psi, SFP, ACC, mengungkapkan, bahwa kebahagiaan saat masa kanak-kanak memiliki pengaruh positif terhadap tumbuh kembang kognitif (proses belajar), nilai diri (self-esteem), social skill serta karakter anak saat dewasa.

“Kebahagiaan anak sangat penting untuk menstimulasi kecerdasan anak,” kata Elizabeth saat dijumpai di Surabaya dalam acara workshop Nestlé LACTOGROW ‘Grow Happy Parenting’, Rabu (7/11/2018).

Begitupun dengan tumbuh kembang aspek sosial-emosional, anak yang bahagia sejak kecil memiliki peluang lebih besar untuk menjadi individu yang memiliki emosi positif dan memiliki kepuasan hidup yang tinggi di masa dewasa kelak.

Kebahagiaan masa kanak-kanak telah diakui sebagai sumber faktor paling berpengaruh terhadap kebahagiaan saat dewasa jika dibandingkan dengan sumber kebahagiaan lain seperti keberhasilan akademik, jabatan pekerjaan ataupun kekayaan.

“Anak yang bahagia memiliki kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, dan kemampuan mengambil keputusan lebih baik,” sambungnya.

Penelitian yang dilakukan Holder & Coleman (2007) menunjukkan bahwa kebahagiaan anak sebagian dipengaruhi oleh interaksi sosial positif yang melibatkan anggota keluarga. Karenanya, penting bagi orang tua untuk menghabiskan waktu bersama dengan anak.

Tips agar lebih terlibat dalam kegiatan anak antara lain adalah waktu kebersamaan, tidak ada diatraksikan saat melakukan aktivitas bersama anak. Melakukan eye to eye contact saat bersama anak, serta buatlah anak merasa dirinya paling penting.

Sementara itu, kiat untuk membantu orang tua untuk membesarkan anak agar tumbuh bahagia adalah memberikan makanan tepat waktu dan bergizi, mendukung kompetensi anak, cukup waktu tidur anak, serta memberikan cinta tanpa syarat kepada anak. Menjadi orang tua yang bahagia sehingga bisa menularkan kebahagiaannya kepada pasangan dan anak.

Asupan gizi sebagai faktor penting untuk mendukung anak tumbuh bahagia juga disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K).

“Untuk mendukung kebahagiaannya, seorang anak harus mengonsumsi zat gizi secara lengkap dan seimbang agar memiliki saluran pencernaan yang sehat, sehingga anak akan memiliki selera makan dan pola tidur yang baik yang dapat menunjangnya untuk tumbuh dan berkembang secara lebih bahagia dan optimal,” terang Ariani Dewi Widodo.

Untuk membentuk saluran cerna yang sehat, keseimbangan mikrobiota usus harus dijaga, diantaranya dengan konsumsi makanan bernutrisi lengkap dan bervariasi, makanan yang mengandung probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, serta menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan melakukan olahraga secara teratur.

Jadi, mulai saat ini sebaiknya orang tua mulai menciptakan lingkungan yang dapat membuat anak tumbuh bahagia(*)

Jurnalis : Lely Yuana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Surabaya
Copyright © 2018 TIMES Jatim
Top

search Search