TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Pendidikan

BEM Untag Banyuwangi Gelar Seminar Nasional

13/01/2019 - 03:04 | Views: 5.82k
Sejumlah narasumber tengah berkumpul bersama (FOTO: Rizki Alfian/TIMESIndonesia)

TIMESJATIM, BANYUWANGI – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi (BEM Untag Banyuwangi) menggelar seminar nasional, di aula kampus setempat, Jumat (11/1/2019).

Sesuai namanya seminar yang mengambil tema 'Melawan Lupa, Membaca Jejak KKN Orde Baru' ini, dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional. Diantaranya Dr. Oce Madril, S.H., M.A (Ketua Pusat Studi Anti Korupsi UGM), Dr. Ikhwan Setiawan, S.S., M.A (Dosen Bahasa Universitas Negeri Jember) dan Muhammad Il Badri, S.S., M.Hum (Dosen Sejarah Agraria Untag Banyuwangi).

Ketua BEM Untag Banyuwangi, Rifqi Nuril Huda mengatakan, seminar ini digelar sebagai bentuk tanggung jawab seorang mahasiswa terhadap kondisi politik negara yang menurut analisis, akan terulang kembali ke masa kelam.

"Yang kami maksud adalah orde di mana dalam catatan sejarah adalah orde yang sangat ditentang oleh kami mahasiswa. Mulai dari pembekuan kegiatan kemahasiswaan, dilarangnya mahasiswa berbicara politik, hingga pada ranah informasipun di luar kampus, media-media yang memberitakan kebenaran dibredel dengan mencabut ijin penerbitan," kata Rifqi dalam sambutannya.

"Ini yang akan kita bedah bersama dengan para pakar di seminar kali ini. Sehingga yang mayoritas dihadiri oleh mahasiswa dan otomatis adalah pemuda bisa mengajak untuk melawan lupa membaca jejak KKN Orde Baru," imbuh Mahasiswa Fakultas Hukum semester akhir ini.

Sementara Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Andang Subahariyanto, menjelaskan, saat ini mulai banyak orang menawarkan gagasan yang berkaitan dengan kehebatan orde baru. Hal ini menurutnya sah saja di alam demokrasi. Namun menurutnya perlu me-refresh pandangan masyarakat terkait orde baru.

"Sasaran yang paling tepat untuk hal ini adalah kalangan anak muda yakni kalangan mahasiswa. Sebab generasi yang sekarang jadi mahasiswa memang tidak pernah mengalamai situasi di masa orde baru. Karena mereka lahir pada era reformasi," pungkas Rektor Untag Banyuwangi ini. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Rizki Alfian
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Banyuwangi
Copyright © 2019 TIMES Jatim
Top

search Search