TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Olahraga
Liga 1

Persela Waspadai Misi Balas Dendam PSM

09/08/2018 - 19:34 | Views: 1.11k
Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, bersama bek sayap Birrul Walidain, saat jumpa pers di Aula Dapur Kopi Kamis (9/8/2018). (FOTO: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESJATIM, LAMONGAN – Pertandingan seru akan tersaji pada laga lanjutan Liga 1 satu pekan ke 20, yang mempertemukan tuan rumah Persela Lamongan menjamu PSM Makassar, Jumat, (10/8/2018) sore WIB.

Pada laga yang akan berlangsung di Stadion Surajaya tersebut, baik tuan rumah Persela maupun PSM Makassar sama-sama berambisi meraih kemenangan.

Diuntungkan sebagai tuan rumah, dukungan dari ribuan pendukungnya membuat tim berjuluk Laskar Joko Tingkir optimistis dapat meraih poin penuh.

"Saya yakin pertandingan besok sore akan berjalan dengan seru, PSM merupakan salah satu tim terkuat di Liga 1 saat ini, sedangkan kami main di kandang merupakan sebuah keuntungan,” ujar Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, saat jumpa pers di Aula Dapur Kopi Kamis (9/8/2018).

Aji menambahkan, rasa optimistis membuncah setelah dua pemain pilarnya, Diego Assis dan Loris Arnaud, yang sebelumnya terkena hukuman larangan bermain, kini sudah bisa turunkan.

"Alhamdulillah Saya senang sekali karena semua pemain, terutama pemain asing semuanya bisa main, semuanya dalam kondisi bagus,” katanya.

Hanya saja Persela belum bisa menurunkan Fahmi Al Ayyubi yang baru saja sembuh dari cedera engkel dan cedera hamstring, karena kondisinya masih belum fit 100 persen.

Lebih lanjut Aji mengatakan, Persela telah melakukan evaluasi terhadap kinerja lini pertahanan yang dinilai kurang maksimal, sehingga saat melawan PSM nanti dapat bermain lebih baik.

"Kami sudah memperbaiki kekurangan Kami di pertandingan terakhir, agar dalam pertandingan berikutnya tidak mengulangi kesalahan yang sama, karena itu sangat krusial,” ucap Aji.

Sementara itu, PSM Makassar datang ke Lamongan dengan membawa misi balas dendam, setelah pada putaran pertama lalu dipermalukan Persela di hadapan pendukungnya sendiri, sekaligus menjadi satu-satunya tim yang berhasil meraih kemenangan di kandang PSM.

Untuk itu, dalam laga tersebut, Pelatih PSM, sangat berambisi meraih poin penuh, dan memecahkan rekor Persela yang tak terkalahkan selama bermain di Stadion Surajaya.

"Lamongan adalah satu-satunya klub yang menang di Makassar musim ini, dan harus Kita pastikan PSM adalah satu-satunya klub yang menang di Lamongan,” ujar pelatih Robert Rene Albert.

Selain ingin membalas dendam, raihan tiga poin atas Persela juga akan membuat PSM tetap menempel Persib Bandung yang berada di puncak klasemen sementara.

"Ini sebuah pertandingan penting untuk kita, kita tahu kita masih berada di posisi dua. Namun jarak kita dengan Persib menjadi lebar karena Kita kemarin hanya bermain imbang melawan (Perseru) Serui. Jadi kita ingin memangkas jarak tersebut, dan kembali berjuang mengejar persib untuk kembali ke jalur juara,” tuturnya.

Akan tetapi ambisi PSM tersebut menemui kendala, setelah kehilangan Steven Paulle. Pemain asal Perancis yang berposisi sebagai bek tengah tersebut tidak dapat memperkuat timnya karena tengah menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

"Tentu saja absennya Paule merupakan sebuah kerugian, tim manapun tidak ingin kehilangan pemain inti mereka. Tapi kita punya pengganti-pengganti bagus yang sepadan di dalam tim,” kata pelatih PSM Makassar, Robert Rene Albert. (*)

Jurnalis : Ardiyanto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Jatim
Top

search Search